RIP Affan Kurniawan
ATAMBUA, BELUNEWS.COM – Meninggalnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online (ojol) saat unjuk rasa di Jakarta, menyisakan duka mendalam bagi masyarakat. Aksi solidaritas berupa doa bersama yang digelar Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Belu bersama tokoh agama dan komunitas ojol pun mendapat tanggapan dari tokoh muda Belu, Lejap Yuliyant Angelomestius, S. Fil.
Alumni Fakultas Filsafat Agama Unwira Kupang yang dikenal dengan nama Jello Lejap, menyampaikan rasa belasungkawa atas kepergian Affan Kurniawan. Namun, ia juga mengingatkan bahwa aksi doa bersama saja tidak cukup untuk menyelesaikan akar permasalahan yang menyebabkan tragedi tersebut.
“Saya turut berduka cita atas meninggalnya saudara Affan. Namun, kita tidak bisa hanya berhenti pada doa bersama. Kita harus melihat lebih dalam, apa yang menyebabkan kejadian ini bisa terjadi,” ujar Lejap.
Menurut Lejap, meninggalnya Affan Kurniawan adalah akibat dari kebijakan publik yang kurang berpihak pada rakyat kecil. Ia mencontohkan, kebijakan yang membebani para pengemudi ojol dengan tarif yang tidak manusiawi, atau kebijakan yang tidak memberikan perlindungan hukum yang memadai bagi para pekerja informal.
