Klsrifikasi Kasat Lantas
Atambua, Belunews.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-80 di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang berbatasan langsung dengan Timor Leste (RDTL), diwarnai insiden kurang menyenangkan. Semangat kemerdekaan yang membara di kalangan masyarakat perbatasan sedikit ternoda oleh dugaan tindakan arogan oknum polisi dan kesemrawutan lalu lintas yang mengganggu kelancaran acara.
Kemeriahan acara gerak jalan yang melibatkan ratusan peserta dari berbagai kalangan, pada Senin (11/08/2025), menyisakan catatan buruk terkait profesionalisme aparat kepolisian. KBO Satlantas Polres Belu, Ipda Fernando Tilman Baros, diduga melakukan tindakan arogan terhadap sejumlah wartawan yang sedang meliput acara pelepasan peserta gerak jalan di Desa Tulakadi, Kecamatan Tasifeto Timur.
Menurut pantauan media, Ipda Fernando terlihat mendorong sejumlah jurnalis yang sedang berusaha mengambil gambar di garis start. Tindakan ini dinilai tidak etis dan mencoreng citra kepolisian yang seharusnya melindungi dan menghormati tugas wartawan.
Ironisnya, di saat yang sama, Ipda Fernando justru terkesan mengabaikan pengaturan lalu lintas di sepanjang rute gerak jalan yang menghubungkan Desa Tulakadi hingga jantung Kota Atambua. Akibatnya, kesemrawutan lalu lintas tak terhindarkan, mengganggu kenyamanan dan keselamatan peserta gerak jalan.
