Setelah diperiksa tim medis rumah sakit, dipastikan Bernadus menderita kambuhnya penyakit lambung kronis yang sudah berlangsung lama.
Kepala Lapas Atambua, Antonio Da Costa, menegaskan bahwa langkah cepat ini sesuai prosedur dan menjadi hak setiap warga binaan. “Kesehatan dan nyawa adalah prioritas utama. Kami berikan pelayanan tanpa diskriminasi sesuai SOP,” ujarnya.
Saat ini Bernadus masih dirawat secara intensif di RSUD. Pihak Lapas juga menugaskan petugas untuk mengawal sesuai aturan keamanan yang berlaku. Langkah ini menunjukkan pemasyarakatan tak hanya soal pembinaan, tapi juga menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
