“Bagi kami, apa yang dilakukan oleh Ibu Jane ini merupakan sesuatu yang baru. Jadi beliau berusaha mematahkan stigma bahwa NTT itu daerah yang miskin dan kering,” ungkapnya.
Teknologi Fermentasi Batang Pisang
Politeknik Pertanian Negeri kupang telah beberapa kali membantu kebun ini dengan teknologi fermentasi batang pisang. Teknologi ini dapat meminimalkan limbah dan meningkatkan efisiensi kebun.
“Harapannya ke depan, kalau karaywan yang ada di kebun Ibu Jane ini, semua bisa kita latih secara baik, maka mereka selain bekerja untuk mengoptimalkan tanaman yang ada, mereka juga bisa mengolah bokasi untuk membuat semua ini menjadi pupuk organik,” kata Dr. Deddy Rantut.
Pemberdayaan Masyarakat
Kebun Jane Belu juga telah memberdayakan masyarakat sekitar dengan memberikan lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi rumah tangga. Saat ini, kebun ini telah mempekerjakan 50 orang, termasuk ibu-ibu rumah tangga yang dapat bekerja di kebun dan mendapatkan penghasilan tambahan.
Dengan demikian, Kebun Jane Belu telah menjadi contoh bagi masyarakat tentang bagaimana pertanian dapat menjadi sumber ekonomi yang menjanjikan dan memberdayakan masyarakat.
Hasil Pertanian yang Melimpah
Kebun Jane Belu telah menghasilkan berbagai jenis tanaman, termasuk cabai, tomat, semangka, melon, pisang dan lainnya. Hasil pertanian ini tidak hanya dipasarkan di Kabupaten Belu, tetapi juga di Timor Leste.
