Ilustrasi Belunews.com
Meskipun lebih rendah dari Everest, K2 sering dianggap sebagai gunung yang jauh lebih sulit dan berbahaya bagi didaki. Dijuluki “Gunung Liar” atau “The Savage Mountain”, K2 memiliki tingkat kematian yang sangat tinggi dibandingkan dengan gunung-gunung lain di atas 8.000 meter.
Mengapa K2 sangat menantang?
- Kemiringan Curam: Rute pendakian K2 dikenal sangat curam di semua sisi, terutama jalur Abruzzi Spur yang populer.
- Cuaca Tak Menentu: Cuaca di K2 sangat tidak dapat diprediksi dan bisa berubah drastis dalam hitungan jam, dengan badai salju dan angin kencang yang mematikan.
- Tingkat Kematian Tinggi: Untuk setiap empat pendaki yang mencapai puncaknya, satu orang terbunuh dalam upaya tersebut.
- Pendakian Musim Dingin: Untuk waktu yang sangat lama, K2 adalah satu-satunya gunung di atas 8.000 meter yang belum pernah didaki di musim dingin, hingga akhirnya berhasil ditaklukkan oleh tim pendaki Nepal pada Januari 2021.
3. Kangchenjunga
- Ketinggian: 8.586 meter (28.169 kaki)
- Lokasi: Perbatasan Nepal dan India
Kangchenjunga berarti “Lima Harta Karun Salju” dalam bahasa Tibet, Merujuk pada lima puncaknya yang berbeda, empat di antaranya lebih dari 8.400 meter. Gunung ini adalah gunung tertinggi di India dan tertinggi ketiga di dunia.
Fakta menarik Kangchenjunga:
- Dulunya Dianggap Tertinggi: Sebelum perhitungan akurat dilakukan, Kangchenjunga sempat dianggap sebagai gunung tertinggi di dunia hingga tahun 1852.
- Puncak yang Sakral: Bagi masyarakat Sikkim dan Nepal, Kangchenjunga adalah gunung yang sangat sakral. Banyak pendaki secara tradisional berhenti beberapa meter dari puncak sebagai bentuk penghormatan.
- Rute Sulit: Meskipun tidak sepopuler Everest atau K2, rute pendakian Kangchenjunga dikenal sangat sulit dan jarang diminati oleh pendaki komersial.
4. Lhotse
