Fakta ini memperkuat kecurigaan warga: pasokan yang seharusnya memenuhi kebutuhan masyarakat justru dialirkan ke luar negeri. Salah satu pengendara roda dua yang sedang mengantre di SPBU Motabuik, RM (yang tidak ingin identitasnya dipublikasikan), menyampaikan kekecewaannya kepada awak media Belunews.com.
“Kami sangat menyesal mendengar BBM diselundupkan dalam jumlah besar ke Timor Leste, padahal kami sendiri di Belu kesulitan memperolehnya. Antre berjam-jam baru dapat, bahkan seringkali BBM baru masuk sebentar sudah habis,” ujarnya.
Dengan tegas ia berharap: “Pemerintah tidak boleh diam saja. Kepolisian jangan hanya datang melihat situasi di SPBU tanpa memberi solusi yang berpihak pada kami masyarakat kecil. Kami berharap pengawasan diperketat di setiap mata rantai, agar kelangkaan segera teratasi dan pasokan kembali terjamin bagi warga.”
