BELUNEWS.COM – LIVERPOOL, INGGRIS – Dalam sebuah langkah yang mengirimkan pesan tegas mengenai visi dan komitmen jangka panjang mereka untuk mengamankan talenta-talenta elit, Liverpool telah resmi mengonfirmasi bahwa gelandang Jerman yang sangat diminati, Florian Wirtz, akan mendapatkan nomor punggung 7 untuk musim 2025/2026 yang sangat dinantikan.
Keputusan ini, muncul dari perencanaan strategis hierarki operasional sepak bola klub yang baru, menandai momen penting, tidak hanya bagi Wirtz tetapi juga bagi perkembangan klub yang bermarkas di Anfield ini di tahun-tahun mendatang.
“Florian Wirtz telah mengenakan nomor punggung 7, yang kosong setelah Luis Diaz pindah ke Bayern Munich pada hari Rabu,” tulis Liverpool lewat laman resminya pada Jumat, 1 Agustus 2025.
BACA JUGA:
Tips Manajemen Waktu yang Efektif: Menguasai Mesin Otomatis Kehidupan Anda
Pemberian nomor punggung 7 lebih dari sekadar nomor punggung di Liverpool, nomor ini memiliki bobot sejarah yang mendalam, identik dengan beberapa pemain terhebat yang pernah menghiasi lapangan Anfield. Pengumuman ini menandakan kepercayaan besar klub kepada Wirtz, menjadikannya sebagai calon pilar kesuksesan mereka di masa depan.
Warisan Mulia Pemain Nomor 7 Liverpool

Selama beberapa generasi pendukung Liverpool, jersey nomor 7 telah menjadi tempat suci, dikenakan oleh pemain-pemain yang telah mengukir nama mereka dalam sejarah klub berkat keterampilan, kepemimpinan, dan komitmen mereka yang tak kenal lelah.
Warisan ini dimulai dengan sungguh-sungguh oleh pemain seperti Kevin Keegan, yang energinya tak terbatas, ketajamannya dalam mencetak gol, dan gaya rambut permanennya yang ikonik memikat hati The Kop di era 1970-an, membawa klub meraih berbagai gelar liga dan Piala Eropa pertama mereka.
Setelah kepergian Keegan, jabatan tersebut diserahkan kepada pemain terbaik klub sepanjang masa, Kenny Dalglish . “Raja Kenny” mengubah angka 7 menjadi simbol kecemerlangan yang tak tertandingi. Sentuhannya yang luar biasa, umpan-umpannya yang visioner, dan gol-gol krusialnya menandai era keemasan Liverpool, dengan meraih banyak trofi domestik dan Eropa.
