KUPANG, BELUNEWS.COM — Warga Eks Timor Timur Pejuang Integrasi kembali mengukuhkan pengurus Uni Timor Aswa’in masa bakti 2025 – 2030 pada kamis 22 Januari 2026 di hotel Harper, jalan CBD Boulevard X No.11, Fatululi, Kec. Oebobo, Kota Kupang.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Pertahanan Republik Indonesia (MENHAN) Sjafrie Sjamsoeddin, Wakil Panglima Tentara Nasional Indonesia, Jenderal TNI Agus Subiyanto, Gubernur NTT Melki Laka Lena, Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo, Danrem Wirasakti 161 Kupang Kolonel Inf Hendro Cahyono, Wakil Bupati Belu Vicente Bornai dan Tokoh – Tokoh eks pejuang Timor – Timur beserta seluruh perwakilan yang tersebar di seluruh Indonsia.
Menhan dalam sambutannya mengakui bahwa Untas sah dan resmi diakui pemerintah Republik Indonesia, dirinya berharap Untas tidak hanya sekedar menjadi papan nama.
“Bapak – bapak, dan setip orang yang hadir dalam ruangan ini atau di tempat lain, semua adalah pelaku sejarah Timor – Timur, jadi saya ingin berterima kasih kepada Bapak Fernando Osoria Soares ketua umum Untas, hari ini saya ingin membagi dua hal yang sudah kita lakukan, yang pertama, secara resmi kita resmikan Untas dan diakui oleh Pemerintah Republik Indonesia, jadi umpan sudah selesai pak Nando, sekarang izinkan saya ngobrol dengan teman – teman seperjuangan saya yang sudah lama kita tidak ketemu, tapi jauh dimata dekat dihati,” ucap Sjamsoeddin sembari menyapa beberapa tokoh yang merupakan teman seperjuangannya saat itu.
Sementara itu ketua umum Untas, Fernando Jose Osorio Soares S.T dalam sambutannya
Menjelaskan bahwa Untas adalah organisasi Sosial Politik yang lahir dari kesadaran dan sikap kebangsaan warga negara Indonesia asal Timor Timur.
“Sejak awal kami menyatakan sikap politik kami dan pada saat yang sama mengambil pilihan tegas dan sadar tentang setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bagi kami, ini bukan soal membuka perbuatan masa lalu, ini adalah soal identitas dan konsistensi, Indonesia adalah rumah besar yang kami pilih dengan sadar dan pilihan itu tidak pernah kami tawar,” tegas Fernando
Ia juga tegaskan bahwa Untas tetap tunduk dan patuh sepenuhnya terhadap kebijakan pemerinta dan bermimpi bersama pemerinta Republik Indonesia.
“Kami juga menegaskan dengan tegas dan bertanggung jawab bahwa Untas tunduk dan patuh sepenuhnya terhadap kebijakan pemerintah Republik Indonesia. Kami bermimpi bersama dengan pemerintah Indonesia dan kami adalah bagian dari pemerintah Indonesia,” tegas Fernando.
