ATAMBUA, BELUNEWS.COM – Optimisme Gempita terasa di balai Desa Leuntolu, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, saat Koperasi Desa Merah Putih menggelar rapat pembahasan kebutuhan biaya perlengkapan administrasi.
Rapat tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus, anggota, badan pengawas, hingga Kepala Desa Luan Patrisius beserta perangkatnya, pertemuan tersebut menjadi simbol awal dari sebuah harapan besar: pelaksanaan program pemerintah pusat untuk mensejahterakan masyarakat melalui wadah koperasi.
Namun, dibalik retorika penuh semangat dan janji dukungan penuh, terbentang jalan panjang yang penuh tantangan. Rapat yang fokus pada hal-hal mendasar seperti biaya administrasi ini justru membuka kotak pandora pertanyaan yang lebih krusial. Sejauh mana Koperasi Desa Merah Putih siap secara substantif?
