Pembicaraan berjalan santai namun membahas hal penting: tugas Polri dan UPF PNTL menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di garis batas kedua negara.
Menurut Kapolres Belu, pertemuan semacam ini sangat berarti untuk mencegah dan menanggulangi kejahatan lintas negara di wilayah perbatasan NKRI dan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL).
“Masalah perbatasan adalah hal penting yang tak boleh diabaikan. Di situlah letak awal dan akhir kedaulatan negara. Banyak tantangan di sana, baik kejahatan lintas negara maupun kejahatan biasa, yang penanganannya butuh kerja sama kita berdua,” ujarnya.
