Tablo atau Kisah Sengsara Yesus Kristus yang diperankan oleh para warga binaan terlihat penuh khusuk dan sungguh – sungguh dihayati hingga, terlihat baik peserta warga binaan maupun pengunjung berderai air mata saat melintasi setiap stasi atau perhentian Jalan Salib Yesus.
Peristiwa Kesengsaraan Yesus Kristus 2000 tahun silam itu selalu dirayakan umat kristiani di seluruh belahan dunia setiap tahun dalam tri hari suci yaitu pada Jumat agung sebagai puncak kisah sengsara Yesus Kristus.
Yohanes K. Luman, kepala sub seksi registrasi dan pembinaan kepribadian pada lapas kelas IIB Atambua menjelaskan bahwa Jalan salib tersebut hasil kolaborasi antara Lapas Kelas II B bersama Kantor Kementerian Agama Atambua yang dipersiapkan selama kurang lebih satu bulan.
“Pada prinsipnya bahwa Kementerian Agama selaku mitra dalam hal pembinaan, kami berjuang bersama, terutama teman-teman dari penyuluh agama Katolik yang selama ini menjadi teman dan sahabat LAPAS dalam hal pembinaan rohani” ujar Yohanes
