Aksi bersih-bersih yang berlangsung sejak pukul 08.00 WITA ini berfokus pada pembersihan area internal seperti blok hunian, ruang kunjungan, dapur, hingga area branggang yang merupakan bagian vital dalam sistem pengamanan perimeter. Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan ketertiban melalui pengawasan melekat oleh Petugas Pemasyarakatan.
Kepala Lapas (Kalapas) Atambua, Bambang Hendra Setyawan menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan bentuk komitmen nyata dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan asri.
“Kebersihan lingkungan dinilai menjadi fondasi utama dalam memberikan pelayanan yang maksimal, baik bagi masyarakat yang berkunjung maupun bagi warga binaan yang sedang menjalani masa pembinaan. Upaya ini selaras dengan instruksi Direktur Jenderal Pemasyarakatan untuk mengedepankan kerja nyata demi mencapai pelayanan publik yang PRIMA. Semangat gotong royong menjadi bukti bahwa insan pemasyarakatan di perbatasan siap memberikan kontribusi positif bagi organisasi melalui budaya hidup bersih ini,” tutur Hendra.
