“Belanja pegawai kita di TTU memang sudah di atas 30 persen, tetapi sejauh ini masih dalam batas normal. Karena Pemda TTU tidak mengalami defisit anggaran,” ujar mantan TNI ini.
Lanjut Bupati Falent bahwa, kebijakan yang diterapkannya beberapa waktu lalu untuk memperketat prosedur dan mengecek ulang administrasi calon PPPK merupakan salah satu upaya untuk menekan agar tidak terjadi pemborosan anggaran bagi pihak yang tidak memenuhi syarat. Selain itu untuk memastikan ketersediaan anggaran, sehingga tenaga PPPK paruh waktu akan diserahkan SK dan dilantik pada bulan Juni mendatang”, kata Bupati Falent
“Saat ini keuangan daerah itu Kabupaten TTU paling aman, karena sebelum kita melangkah untuk melantik PPPK dan PPPK paruh waktu Pemda TTU sudah siapkan anggarannya. Sehingga saat ini satu-satunya kabupaten di NTT yang tidak defisit anggaran hanya TTU,” ujar Bupati Falen.
