Antisipasi Unjuk Rasa, Polres Belu Gelar Latihan Pengendalian Massa
Kapolres Belu, AKBP I Gede Eka Putra Astawa, S.H.,S.I.K mengungkapkan, bahwa latihan ini bertujuan untuk mengasah kemampuan dan kesiapan personel dalam menghadapi unjuk rasa yang sewaktu-waktu berkembang dan menjurus anarkis.
“Kita sama-sama sudah melihat berita di televisi bahkan yang tersebar di media-media sosial bahwa terutama di pusat Jakarta, hari ini ada kegiatan unjuk rasa oleh para buruh di gedung DPR RI. Khusus di wilayah Belu setelah kita lakukan maping, sampai dengan saat ini tidak ada informasi pergerakan atau kegiatan apapun yang sifatnya mengimbangi dengan apa yang terjadi di Jakarta”tutur Kapolres Belu.
“Mencermati situasi tersebut maka hari ini kita melaksanakan apel kesiapsiagaan sekaligus menggelar latihan penanganan unjuk rasa. Latihan ini sangat penting untuk memastikan kesiapan personel dalam menghadapi situasi kontinjensi yang mungkin saja muncul kapan saja. Semua harus paham SOP dan cara bertindak yang humanis namun tetap tegas sesuai prosedur”tutur Kapolres Belu.
Kapolres Belu mengatakan, dengan adanya pelatihan ini diharapkan personel dapat lebih siap dan profesional dalam menghadapi unjuk rasa yang menjurus anarkis yang sewaktu-waktu bisa terjadi kapan saja di wilayah kabupaten Belu yang bersinggungan langsung dengan negara Timor Leste ini.
“Mudah-mudah dengan latihan ini, setiap personel dapat memahami dan menerapkan apa yang telah dipelajari setiap melakukan pengamanan terhadap aksi unjuk rasa sehingga situasi kamtibmas di kabupaten Belu tetap terjaga dengan baik” tutup Kapolres Belu.
