”Perbaikan jalan ini merupakan bentuk tanggung jawab saya sebagai wakil rakyat yang dipilih oleh masyarakat. Jadi tidak ada alasan untuk tidak melakukannya. Meski harus menggunakan dana pribadi, saya merasa memiliki kewajiban moral kepada konstituen saya,” ujar Apin di sela-sela kegiatannya.
Menurutnya, fungsi representasi tidak hanya terbatas pada pencatatan aspirasi dalam forum resmi, tetapi juga mencakup eksekusi hal-hal kecil yang bermanfaat luas. Ia meyakini bahwa tindakan nyata jauh lebih berharga bagi masyarakat daripada sekadar janji-janji lisan.
”Saya tidak ingin banyak bicara, tapi lebih memilih berbuat. Masyarakat mungkin tidak semuanya paham dengan apa yang kita bicarakan di forum, tetapi mereka akan percaya dan yakin ketika kita mampu menunjukkan bukti nyata di depan mata mereka,” pungkasnya.
