Rangkaian kegiatan masih berlanjut: Jumat (9/10) diisi ibadat tobat dan penerimaan sakramen pengakuan dosa, serta gladi bersih. Puncaknya, Sabtu (10/10) menjadi hari yang penuh harapan, bukan hanya penerimaan sakramen, melainkan janji untuk memulai lembaran baru yang lebih bermakna.
Melalui langkah ini, Lapas Atambua berharap: di balik jeruji pun, hati dapat tumbuh, berubah, dan kembali membawa kebaikan ke tengah masyarakat.
