Menurut keterangan salah satu korban, gerombolan meminta sejumlah uang dengan alasan untuk membeli alkohol. Diduga kuat mereka sebelumnya telah mengonsumsi minuman keras dan nekat melakukan pemalakan setelah uang yang dimiliki habis.
“Saat itu saya hendak mengantar penumpang masuk ke Lurasik. Mereka berhenti’in mobil saya dan minta uang buat minum. Saya bilang tidak ada uang,” ujar salah satu korban yang berprofesi sebagai sopir.
