Batu dianggap sebagai penjaga dan saksi kebenaran. Batu yang kokoh melambangkan keteguhan hati, keabadian janji, dan kehadiran roh leluhur. Di banyak tempat di Timor, batu keramat menjadi tempat di mana doa diucapkan, sumpah diikrarkan, dan penyelesaian sengketa dilakukan.
Batu juga melambangkan bahwa kebenaran tidak goyah oleh waktu maupun cuaca.
Air: Sumber Kehidupan dan Kemurnian
Air dipahami sebagai darah bumi yang memberi kehidupan. Tanpa air, segala sesuatu mati. Air yang mengalir melambangkan kebersamaan yang terus hidup seperti air yang tidak pernah berhenti mengalir, hubungan antar manusia harus terus terjalin. Sumber air, mata air, dan sungai dijaga kebersihannya dan dihormati. Air juga melambangkan kemurnian hati dan niat yang tulus.
Hutan: Rumah Roh dan Penjaga Keseimbangan
Hutan dipandang sebagai tempat tinggal roh leluhur dan pelindung alam. Hutan menyimpan air, menahan tanah, dan menyediakan kebutuhan hidup. Menebang pohon atau merusak hutan tanpa izin dianggap melanggar kesepakatan dengan alam. Ada aturan adat yang membatasi apa yang boleh diambil, kapan boleh diambil, dan berapa banyak yang boleh diambil agar esok hari tidak kehilangan sumber kehidupan tersebut.
