Menurut pemilik kebun, hasil pertanian di Kebun Jane Belu sangat melimpah dan berkualitas.
“Kami telah menghasilkan 3,7 ton cabai dan 5 ton tomat dalam beberapa bulan terakhir dan saat ini pasarannya lebih dominan ke Timor Leste karena pembeli langsung datang di kebun kita ,” ungkap sis Jane
Selain Sis Jane, Samson, kordinator pengelola juga menjelaskan jenis tanaman dan jumlah hasil produksi hingga pemasaran.
Kebun ini telah menghasilkan berbagai jenis tanaman hortikultura, termasuk cabai, tomat, semangka, dan lainnya. Menurut pemilik kebun, saat ini mereka sedang panen cabai kecil sebanyak 3,7 ton dari 20 ribu pohon, dengan target produksi 10 ton.
Selain cabai kecil, kebun ini juga menanam tomat sebanyak 17 ribu pohon untuk tahap pertama dan 15 ribu pohon untuk tahap kedua. Target kebun ini adalah menyediakan hasil panen yang tidak pernah putus, dengan membagi kluster-kluster dan tahapan-tahapan panen. Jelas Samson
Kebun Jane Belu juga telah menjalin kerjasama dengan masyarakat Timor Leste untuk memasarkan hasil panennya. Saat ini, kebun ini sudah melakukan transaksi dengan orang Timor Leste langsung di lokasi kebun.
“Dengan keberhasilan kebun ini, diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk mengembangkan potensi pertanian di daerahnya. Kebun Jane Belu juga menjadi contoh bahwa dengan kerja keras dan inovasi, masyarakat dapat meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan hidupnya”. Ujarnya
Ada juga beberapa jenis komoditas unggul yang kita datangkan dari luar NTT seperti jawa dan sumatera bahkan taiwan, yang juga belum pernah ada di NTT seperti Durian dan Pisang Kavendis.
Pemberdayaan Masyarakat
Kebun Jane Belu juga telah memberdayakan masyarakat sekitar dengan memberikan lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi rumah tangga. Saat ini, kebun ini telah mempekerjakan 50 orang, termasuk ibu-ibu rumah tangga yang dapat bekerja di kebun dan mendapatkan penghasilan tambahan.
.
