Dalam Konferta ini, tercatat 21 anggota memiliki hak suara untuk memilih Ketua dan Sekretaris baru. Selain itu, momen ini juga menjadi ajang pengukuhan 12 anggota baru AJI Kupang. Diharapkan acara menghasilkan keputusan dan rekomendasi kuat guna memperkuat organisasi dalam menjaga independensi, memperjuangkan kebebasan pers, kesejahteraan, serta profesionalisme jurnalis.
Jejak Sejarah Perjuangan AJI Kupang
AJI Kupang memiliki sejarah panjang penuh tantangan dalam menjaga kebebasan pers di wilayah NTT. Bermula tahun 2000, kelompok jurnalis bersatu namun sempat mengalami pembekuan dan masa vakum hingga 2002.
Titik kebangkitan dimulai akhir 2002 saat Jemris Fointuna menjalin komunikasi dengan pengurus pusat. Agustus 2004, AJI Indonesia memberi lampu hijau pembentukan status “Persiapan” dan memberi mandat konsolidasi kepada Jemris. Puncaknya, April 2006 dibentuk tim persiapan secara resmi di hadapan 40 jurnalis di Yayasan Purnama Kasih.
