Menyambut Kemerdekaan Negara Indonesia ke-80 tahun, dari batas timur Indonesia, Imigrasi Atambua meneguhkan langkahnya sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan sekaligus pelayan masyarakat.
Di bawah kibaran Merah Putih yang tegak berdiri di tanah perbatasan, setiap dokumen yang diberikan bukan sekadar berkas administratif, melainkan simbol kehadiran dan kepedulian negara kepada rakyatnya di Maumutin dan Haumeni Ana.
Semangat kemerdekaan itu menjelma dalam wujud nyata, negara yang datang menyapa, mendengar, dan melayani tanpa sekat jarak maupun waktu. Sepanjang bulan agustus pendekatan pelayanan kepada masyarakat secara on the spot di sekitar perbatasan akan semakin intensif untuk dilaksanakan oleh Kantor imigrasi Atambua. Baik pelayanan pemberian paspor juga informasi tentang keimigrasian bagi masyarakat di perbatasan.
Dari Maumutin hingga Haumeni Ana, Imigrasi Atambua membuktikan bahwa batas negara bukanlah batas pengabdian. Di ujung negeri, di bawah langit biru perbatasan negara berbisik kepada warganya. “Aku tak pernah jauh darimu.” (*)
NONTON JUGA:
