3. Yunani: Akar Demokrasi dan Filsafat Mungkin awalnya bukan “negara” dalam pengertian modern, namun peradaban Yunani Kuno, terutama polis-polis seperti Athena dan Sparta, meletakkan dasar bagi banyak aspek peradaban Barat yang kita kenal saat ini. Mereka adalah pelopor demokrasi, filsafat, seni drama, dan Olimpiade. Meskipun bukan suatu kesatuan negara hingga zaman yang lebih modern, pengaruh dan kelangsungan budaya Yunani yang dimulai sekitar 2700 SM (peradaban Minoa) hingga 800 SM (era Yunani Kuno) sangatlah signifikan. Jika kita melihat dari sudut pandang akar peradaban yang berlanjut, Yunani memiliki klaim yang kuat.
4. Iran (Persia): Kekaisaran Pertama Iran, yang dulu dikenal sebagai Persia, adalah rumah bagi salah satu pemerintahan terbesar dan paling berpengaruh di dunia kuno, kekaisaran Akhemeniyah, yang berdiri sekitar 550 SM. Namun, jauh sebelum itu, peradaban di wilayah Iran sudah ada sejak ribuan tahun sebelumnya. Bangsa Elam Dibangun sekitar 3200 SM di wilayah yang kini merupakan Iran. Persia kemudian membangun sebuah kekuasaan yang sangat terorganisir, besar, dan kuat. Dengan sejarah kenegaraan yang sangat panjang dan warisan budaya yang kaya, Iran juga masuk dalam daftar negara dengan sejarah tertua.
5. San Marino: Republik Tertua yang Berkesinambungan Berbeda dengan raksasa-raksasa di atas, San Marino adalah sebuah negara kecil di Eropa, dikelilingi oleh Italia. Tapi jangan salah, San Marino memegang rekor sebagai republik berdaulat tertua di dunia yang masih beroperasi hingga saat ini! Didirikan pada tahun 301 M oleh Santo Marinus, San Marino berhasil mempertahankan kemerdekaan dan bentuk pemerintahannya sebagai republik selama lebih dari 1.700 tahun. Ini sungguh pencapaian yang luar biasa untuk sebuah negara kecil.
Jadi, Negara Manakah yang Paling Tua?
Seperti yang kamu lihat, tidak ada satu jawaban pasti untuk pertanyaan “siapa Negara Tertua di Dunia ?”. Itu semua tergantung pada kriteria apa yang kita gunakan:
