ATAMBUA, BELUNEWS.COM — Menjelang dimulainya musim tanam padi, para petani di sejumlah wilayah mulai melakukan berbagai persiapan untuk memastikan proses tanam berjalan lancar dan hasil panen optimal. Persiapan tersebut meliputi pengolahan lahan, perbaikan saluran irigasi, hingga penyediaan benih dan pupuk.
Di konfirmasi dari para kelompok-kelompok Tani, mengatakan bahwa musim tanam diperkirakan akan dimulai pada akhir bulan Desember ini hingga awal tahun depan 2026 seiring dengan meningkatnya intensitas curah hujan.
“Kami para petani tentu sudah siap mengolah lahan dan memastikan ketersediaan air irigasi, juga bibit, pupuk serta obat -obatan tentunya ” ujar salah satu ketua Kelompok Tani Marianus Nahak
Di beberapa desa seperti desa Leuntolu, para petani tampak mulai membajak sawah, menurunkan bibit dan membersihkan pematang. Selain itu, perbaikan saluran irigasi dilakukan secara gotong royong untuk mengantisipasi kekurangan air saat masa tanam berlangsung.
Salah seorang petani, Vidal Sarmento, mengaku optimistis menghadapi musim tanam kali ini.
“Kalau persiapan matang dan air cukup, kami berharap hasil panen bisa lebih baik dibanding musim sebelumnya,” harapnya.
Ia juga berharap agar pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan sarana produksi pertanian, seperti benih unggul dan pupuk bersubsidi, agar dapat diakses tepat waktu oleh petani. Dengan persiapan yang maksimal, diharapkan musim tanam tahun ini mampu meningkatkan produktivitas padi serta mendukung ketahanan pangan daerah.
“Harapan kami, ya pemerintah daerah tetap memastikan ketersediaan benih unggul, pupuk bersubsidi sehingga dapat membantu para petani,” harapnya.
