JAKARTA, BELUNEWS.COM – Sebelum menjalani persidangan lanjutan pada Senin pagi, ex-wakil Menteri Keteragakerjaan Emmanuel Ebenezer alias. Noel mengeluarkan pernyataan kontroversial.
Noel yang sudah berstatus terdakwa itu memperingatkan Menteri Keuangan Purbaya untuk berhati-hati karena ada pihak yang bersiap menyeretnya ke jalur hukum.
“Pak Purbaya, sejengkala lagi ini saya mendapatkan informasi asat, Pak Purbaya akan dinoelkan. Hati-hati, Pak Purbaya,” Tegas Noel dikutip dari Chanel Yiutube Liputan 6 pada Selasa 27/01/25.
Pesan ini disampaikan Immanuel Ebenezer alias Noel hanya beberapa saat sebelum ia duduk di kursi terdakwa dalam sidang lanjutan kasus dugaan pemerasan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja alias K3 di pengadilan TIPIKOR Jakarta Senin Pagi.
Entah apa konteksnya, Noel meminta Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sandewa untuk berhati-hati karena ada pihak yang sedang terusik dan tengah mengincar untuk menyingkirkannya lewat kasus hukum.
“Siapapun yang mengganggu pesta, para bandit-bandit ini, mereka akan melepaskan anjing liar untuk gigit Pak Purbaya. Kasihan Pak Purbaya. Ada pesta yang terganggu? Enggak lah, ada lah. Informasi itu A1. Pak Purbaya akan dinoelkan. Karena mengganggu pesta,” ujar Noel.
Lantas apa respon dari Purbaya Yudhisadewa mendengar pernyataan noel? Purubaya menegaskan dirinya bukan Noel yang menerima uang dan kini menjadi terdakwa karena diduga meminta jatah 3 miliar rupiah atas pengurusan sertifikasi K3 bersama sejumlah ASN Kementerian Ketenagakerjaan.
“Noel kan terima duit, gue emang gak terima duit. Oh biar aja, yang penting gue gak terima duit. Gaji gue gede di sini, jadi saya gak tahu kenapa Pak Noel ngomong seperti itu. Tapi, guys, seperti itu, di saya mungkin amat kecil kemungkinan terjadi. Kecuali saya mau terima uang di luar gaji. Saya sih rasanya nggak ada urusan. Saya hanya bertanggung jawab kepada Presiden. Yang lain saya nggak peduli,” jelas Purbaya.
Sementara itu, dalam persidangan terdakwa Immanuel Ebenezer pada Senin pagi, ada lima orang saksi yang dihadirkan jaksa penuntut umum. Sebelum sidang, Noel juga sempat sesumbar menyebut keterlibatan partai dan ormas tertentu dalam kasusnya. Ia bahkan menyatakan siap dihukum mati bila terbukti melakukan korupsi.
