ATAMBUA, BELUNEWS.com — Kodim 1605/Belu menggelar upacara bendera memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Tentara Nasional Indonesia di Lapangan Hitam, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Tenukiik, Kecamatan Kota, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Senin (5/10/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dari pukul 06.50 hingga 07.30 WITA.
Mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur”, upacara dipimpin oleh Inspektur Upacara Danramil 1605-01/Kota, Mayor Kav Yatman. Letda Inf Muhamad Miftahur Rizki S.Tr.Han bertindak sebagai Komandan Upacara, didampingi Letda Inf Robert F Bere selaku Perwira Upacara.
Pasukan yang mengikuti upacara terdiri dari unsur Kodim 1605/Belu, Yonif 744/SYB, Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur, Kikav KKA Atambua, Subdenpom IX/1-3 Atambua, RST Atambua, serta unsur TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara. Jajaran Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kodim 1605/Belu turut hadir.
Rangkaian acara berjalan tertib dan lancar. Setelah pasukan masuk dan laporan disampaikan, kegiatan diawali mengheningkan cipta, dilanjutkan dengan pengucapan Sapta Marga. Puncak acara adalah pembacaan amanat Panglima TNI oleh Inspektur Upacara.
Dalam amanatnya, Panglima TNI mengajak seluruh prajurit dan ASN TNI menjadikan momen ke-81 tahun ini sebagai tonggak memperteguh tekad menjaga persatuan, menegakkan kedaulatan, serta melindungi kekayaan Nusantara.
Lima arah pengembangan jati diri TNI ditekankan, disingkat PRIMA:
Profesional – kuasai tugas, taat hukum, penuh integritas
Responsif – peka terhadap perubahan, bertindak cepat dan tepat
Integratif- bangun sinergi dengan seluruh komponen bangsa
Modern- kuasai alutsista dan teknologi pertahanan secara optimal
Adaptif – terus belajar dan menyesuaikan diri dengan dinamika lingkungan strategis
“Semakin kuat dan modern TNI, semakin besar pula tanggung jawab yang harus dipikul. Penguatan harus diimbangi peningkatan kompetensi, kesiapan, dan profesionalisme,” tegas amanat Panglima TNI.
Acara ditutup dengan pembacaan doa, nyanyian lagu Andhika Bhayangkari, sesi foto bersama, dan pembubaran pasukan pukul 07.30 WITA.
Dari kegiatan ini, para peserta menyadari bahwa usia ke-81 tahun bukan sekadar perayaan, melainkan momentum memperkokoh kedekatan TNI dengan rakyat, memperkuat soliditas antarmatra, serta mempersiapkan diri menuju satu abad pengabdian kepada bangsa dan negara.
