ATAMBUA, BELUNEWS.COM — 4 Desember 2025 – Proses seleksi calon Sekretaris Desa (SekDes) di Desa tasain, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, kembali menjadi sorotan publik setelah munculnya dugaan kuat adanya kepentingan politik dalam proses tersebut.
Dugaan ini muncul setelah hasil pengumuman seleksi yang diumumkan oleh Panitia Seleksi Perangkat Desa pada tanggal 3 November 2025, menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan hasil konsultasi yang dikeluarkan oleh Pj. Desa Tasain.
Dalam pengumuman resmi, Yulita Bauk, S.IP, dinyatakan lulus dengan total nilai 78,20. Namun, hasil konsultasi yang dikeluarkan oleh Pj. Desa Tasain dengan nomor Ds. Tsn. 474/433/XI/2025, menunjukkan bahwa Yulita Bauk, S.IP, berada di peringkat kedua, sementara Ferdinandus Wau yang sebelumnya tidak lulus, kini menduduki peringkat pertama.
Keluarga Yulita Bauk, termasuk kakaknya, Yohanes Un Tae, merasa dirugikan dan menduga adanya intervensi politik dalam proses seleksi ini. Mereka menilai bahwa perbedaan hasil ini tidak adil dan merugikan Yulita Bauk secara pribadi dan keluarga.
“Saya menduga ini ada intervensi politik, di mana ada oknum yang menebar isu di masyarakat bahwa saya dan keluarga bukan pendukung pemerintahan saat ini,” ujar Yohanes.
Yohanes juga menyatakan bahwa pihaknya akan mengajukan penolakan dan meminta klarifikasi dari panitia maupun Pj. Desa hingga Camat Raimanuk. Jika tidak ditanggapi, persoalan ini akan dibawa ke DPRD Belu bahkan ke ranah hukum.
“Kasus ini menimbulkan kontroversi di masyarakat setempat dan menimbulkan pertanyaan tentang transparansi dan keadilan dalam proses seleksi perangkat desa”. Ungkap Yohanes.
Sementara itu Penjabat Desa Tasain Harterpol Porsiana mengakui hasil konsultasi tersebut buat atas rekomendasinya sendiri.
“hasil konsultasi itu benar saya yang buat untuk di ajukan ke ibu camat untuk dipertimbangkan dengan beberapa hal terkait masa kerja dan kemampuan IT yang dimiliki oleh kedua calon yang saya ajukan ke ke tim seleksi kecamatan, tetapi soal beredarnya surat tersebut saya tidak tau”, ujar PJ Desa Tasain ketika dihubungi lewat WA pada 27 November 2025 pkl 18:05.
