Kita semua pernah merasakan tekanan itu. Tekanan untuk selalu menjadi yang paling keren, paling lucu, paling ‘asyik’ di grup. Kamu berusaha keras untuk memancarkan aura keren tanpa susah payah , berharap semua orang terkesan.
Tapi anehnya, semakin keras kamu mencoba, semakin terasa palsu. Bahkan, terkadang usaha itu malah membuka sisi gelap yang selama ini kamu sembunyikan: munculnya rasa tidak aman, kesadaran, atau dorongan untuk menjadi racun seperti tukang fitnah atau adu domba.
Jika kamu merasa bahwa usahamu untuk tampil keren malah berujung pada rasa bersalah karena sifat yang mendasarinya atau pecundangmu justru terlihat, tarik napas. Kamu tidak sendirian.
Kenapa Kita Mencoba Terlalu Keras?
Perilaku-perilaku yang kamu anggap negatif (seperti racun atau adu domba) sering kali adalah sinyal dari satu hal besar: Rasa takut yang mendalam.
