ATAMBUA, BELUNEWS.com – Tingginya curah hujan dan disertai angin kencang yang melanda di wilayah Kabupaten Belu dan sekitarnya beberapa hari terakhir mengakibatkan sejumlah bangunan rumah warga rusak hinga akses jalan pun mengalami putus akibat longsor.
Salah satu titik vital yang terdampak yaitu satu – satunya jembatan penghubung antar kedua negara yaitu, Indonesi dan Timor Leste terganggu akibat luapan sungai yang mengenangi area PLBN Motaain hingga menutupi akses jembatan tersebut.
Kejadian itu tepatnya di Pos Lintas Batas Negara RI -RDTL, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, pada Selasa 03 Maret 2026 sore.
Peristiwa alam ini mengingatkan para pelintas agar selalu waspada saat hendak melintasi antar kedua negara ketika tingginya curah hujan disekitar wilayah Desa Silawan (Indonesia) maupun Batugede (Timor Leste)
