Selain akses jembatan, Even Muda, salah satu tokoh pemuda desa leuntolu juga menyampaikan aspirasinya terkait manfaat lahan aset pemerintah propinsi yang saat ini dihuni warga eks Timor – timur sejak tahun 1999 itu agar dimanfaatkan untuk pembangunan sekolah rakyat.
Dilansir dari theeats.co.id, Ia menyinggung keberadaan lahan LP3T seluas 30 hektare (HA) yang merupakan aset milik Pemerintah Provinsi NTT. Lahan tersebut sebelumnya telah diserahkan oleh suku-suku di Leuntolu kepada pemerintah.
“Kami berharap lahan seluas 30 hektare tersebut dapat dioptimalkan penggunaannya. Masyarakat mengusulkan agar lahan itu dimanfaatkan untuk pembangunan Sekolah Rakyat ataupun sekolah Pertanian guna menunjang pendidikan lokal,” tegas Even.
Karenanya dalam kesempatan itu, masyarakat mengharapkan bahwa dengan kehadiran Wakil Ketua 1 DPRD kabupaten Belu bisa membawa angin segar dan harapan baru agar potensi lokal khususnya pemanfaatan lahan dapat dikelola lebih maksimal demi peningkatan ekonomi desa.
