Selain itu, ia juga menekankan pentingnya evaluasi berkala terhadap kinerja staf khusus. Hal ini untuk memastikan bahwa kehadiran mereka benar-benar memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah. Evaluasi yang transparan akan memberikan gambaran yang objektif.
Lejap berharap agar Pemerintah Daerah Belu dapat memprioritaskan pembangunan daerah yang berkelanjutan dengan tetap mengedepankan prinsip efisiensi, efektifitas, dan transparansi. Ia mendorong dialog dan partisipasi masyarakat dalam setiap pengambilan keputusan pemerintah.
Untuk diketahui, Bupati Belu telah mengakar enam staf khusus yang akan menangani sektor-sektor strategis yang selama ini menjadi fokus Pemkab Belu. Para staf khusus itu antara lain:
- Drs. JT Ose Luan – Bidang Politik dan Pemerintahan
- Jonisius R. Mali, SH – Bidang Hukum dan Pendidikan
- Ir. Florianus Nahak, M.Si – Bidang Perencanaan Pembangunan dan Investasi
- Dr. James Daan Adam – Bidang Ekonomi, SDM, dan Hubungan Luar Negeri
- Magelhaen A. Lona, S.Pt – Bidang Ketahanan Pangan
- Elvis Pedrosa, ST – Bidang Infrastruktur (Redaksi)

1 thought on “Bupati Belu Tunjuk Staf Khusus, Jello Lejap Pertanyakan Manfaat dan Efisiensi Birokrasi”