“Kami bekerja sama dengan Lapas untuk melaksanakan aksi pencegahan dini. Kami membekali petugas dengan edukasi mengenai jenis-jenis narkoba yang terus berkembang. Upaya ini adalah bukti nyata bahwa Lapas berkomitmen menuju zona bersih narkoba melalui pemeriksaan urin yang rutin dan transparan,” ujar Dominikus.
Selain fokus pada pemberatasan narkoba, Kalapas juga memaparkan program pembinaan kemandirian yang sedang berlangsung di atas lahan seluas 14 hektar milik Lapas. Program ini bertujuan menjadikan warga binaan sebagai individu yang lebih baik dari hari kemarin.
“Pada akhir Mei ini, kami akan melaksanakan panen raya tanaman padi. Ini adalah hasil dari pembinaan yang mengoptimalkan potensi warga binaan agar mereka siap berpartisipasi kembali di masyarakat setelah bebas nanti,” tambah Antonio.
