ATAMBUA, BELUNEWS. COM – Jane Natalia Suryanto, sosok wanita paru baya yang tidak asin dikalangan masyarakat NTT pada umumnya.
Saat ini sosok yang dikenal atau akrab disapa sis jane ini mengubah lahan seluas 12Ha menjadi lahan produktif dengan berbagai jenis komoditas yang dimana lahan tersebut sebelumnya penuh dengan rumput dan pepohonan liar.
Lahan tersebut berada tepat di Desa Fatubaa, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Propinsi NTT. Kamis 10/12/2025
Hasil dari lahan yang diberi nama kebun Jane Belu tersebut saat ini menembus pasar internasional seperti negara tetangga Timor Leste yang perbatasan langsung dengan Indonesia.
Kebun Jane telah menjadi pusat perhatian bagi masyarakat setempat dan luar daerah. Kebun ini tidak hanya menjadi tempat pertanian, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan masyarakat sekitarnya.
Pemilik kebun, Ibu Jane, memiliki visi untuk menjadikan kebun ini sebagai pusat pertanian integrasi yang bisa berkolaborasi antara pertanian, perkebunan dan peternakan. Selain itu, kebun ini juga bertujuan untuk memberdayakan ekonomi masyarakat sekitar dengan memberikan lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi rumah tangga.
Inovasi dan Kolaborasi
Kebun Jen Belu telah menjadi contoh bagi masyarakat setempat tentang bagaimana pertanian dapat menjadi sumber ekonomi yang menjanjikan. Dengan adanya kebun ini, masyarakat dapat belajar tentang pertanian modern dan bagaimana meningkatkan hasil pertanian.
Dr Deddy Rantut dosen Politeknik Pertanian Negeri kupang yang ditemui tim media di lokasi menyampaikan bahwa kebun ini merupakan sesuatu yang baru dan inspiratif bagi masyarakat NTT.
