ATAMBUA, BELUNEWS.com – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Belu menggelar Festival Kuliner Rasa Indonesia untuk membantu memulihkan dan meningkatkan perekonomian daerah.
Ketua HIPMI Belu Mario Tanur menyampaikan, kegiatan ini menjadi wujud dukungan pengusaha muda untuk kemajuan ekonomi wilayah. “Tujuannya sederhana, kita ingin ikut membangkitkan ekonomi di Kabupaten Belu,” ujarnya saat memberikan keterangan, Senin (4/7/2026).
Ada hal istimewa dalam festival kali ini: seluruh pelaku usaha yang berpartisipasi didorong untuk menggunakan pembayaran digital QRIS. Bagi pedagang yang belum memilikinya, pihak HIPMI siap membantu membuatkan secara gratis
“Kita ingin mendorong digitalisasi. Semua transaksi di sini pakai QRIS. Bagi yang belum punya, tim kami akan bantu buatkan. Sehingga semua perputaran uang bisa terpantau dengan baik,” tambahnya.
Antusiasme warga Belu sangat tinggi. Tercatat sekitar 120 pedagang atau UMKM dari berbagai bidang ikut meramaikan acara ini.
Festival berlangsung mulai tanggal 2 hingga 5 Juli 2026 selama empat malam. Hingga malam pertama, perputaran uang di lokasi diperkirakan mencapai Rp 80 hingga Rp 100 juta. Pihak penyelenggara menargetkan angka ini terus naik, apalagi saat memasuki malam Minggu.
“Kami berharap di malam-malam berikutnya transaksi semakin ramai, terutama malam Minggu pasti akan lebih seru lagi,” harapnya.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menguntungkan para pedagang, tapi juga memperkenalkan potensi kuliner lokal sekaligus membiasakan masyarakat bertransaksi secara digital.
Sementara Itu, BPD HIPMI NTT, Dwiyan Hamka menyampaikan apresiasinya yang begitu tinggi terhadap HIPMI Belu yang dinilai sangat bagus atau aktif karna sudah beberapa kali melakukan HIPMI Festival dan hari ini saya hadir dan menyaksikan langsung selama 3 malam ini sangat luar biasa sekali dari hari-hari sebelumnya.
