Nama Robert Mali juga digunakan sebagai alat ancaman dalam penipuan ini. Pelaku memanfaatkan nama mantan Kadis Pertanian tersebut untuk memperkuat kredibilitas dan meyakinkan korban. Hal ini membuat korban semakin ketakutan dan terpaksa mengirimkan uang Rp 1.000.000 sebagai uang muka.
Mateus mengaku sangat menyesal telah menjadi korban penipuan ini. Ia berharap kejadian ini tidak terulang pada warga lainnya. Beruntung, saudaranya, Yos, dengan cepat menyadari kejanggalan dan menghubungi pelaku untuk memprotes tindakannya. Yos juga mencaci maki pelaku karena menyadari bahwa nama yang digunakan dalam KTA palsu dan ancaman tersebut tidak sesuai dengan pejabat yang menjabat saat ini.


1 thought on “Heboh! KTA Palsu Kapolres Belu dan Nama Robert Mali untuk Tipu Warga Belu”