Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonzalves, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif kolaborasi antara Lapas Atambua dan Imigrasi ini, yang sejalan dengan visi pembangunan daerah.
“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi yang luar biasa ini. Penanaman bibit kelapa ini adalah langkah nyata untuk memanfaatkan potensi lokal dan memberdayakan masyarakat,” ujar Vicente.
Lebih lanjut, Vicente juga menegaskan harapannya agar instansi lain dapat ikut serta mendukung salah satu program unggulan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam upaya meningkatkan perekonomian daerah melalui pemanfaatan potensi lokal secara optimal. Ia melihat program ini sebagai model yang dapat direplikasi untuk sektor-sektor lain demi kemajuan Kabupaten Belu.
“Kegiatan penanaman bibit kelapa ini merupakan contoh nyata bagaimana sinergi antar lembaga dapat menciptakan dampak positif yang berlapis, mulai dari penghijauan lingkungan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga mendukung program pemerintah pusat dan daerah dalam memajukan kesejahteraan masyarakat lokal,” tambah Vicente.
