“Rute yang ditempuh peserta melintasi kawasan dengan bentang pegunungan, Jalan Sabuk Merah Perbatasan, serta kehidupan masyarakat yang menjadi identitas Kecamatan Lamaknen Selatan,” ujar Camat Marius Dominggus Mau Bele dalam sambutannya.
Dengan tema “Run The Border, Feel The Beauty”, kegiatan ini ingin mengubah perspektif masyarakat terhadap kawasan perbatasan — bukan sekadar garis batas negara, melainkan halaman depan NKRI yang aman, ramah, dan kaya potensi.
“Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan ajakan: berlari di perbatasan, merasakan keindahannya, dan turut memperkenalkan bahwa kawasan perbatasan adalah halaman depan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang aman, ramah, dan layak dikunjungi,” tegas Marius.
Dalam kesempatan itu, pemerintah kecamatan juga memperkenalkan konsep Piebulak Border Tourism Corridor (PBTC), sebuah koridor pariwisata baru yang mencakup destinasi unggulan seperti Jalan Sabuk Merah Perbatasan, Bukit Holzap, dan sentra kopi lokal. Konsep ini diharapkan memperkuat keterhubungan berbagai potensi wisata dan ekonomi masyarakat setempat.
