“Kami sangat berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap kasus ini dan menangkap para pelaku,” ujar dr. Leo.
Ia juga menambahkan, “Selain itu, kami meminta pertanggungjawaban atas kerusakan ambulans dan trauma yang dialami tim medis dan pasien.”
Pihak RSUD Atambua mendesak agar kepolisian segera mengungkap pelaku dan motif di balik aksi tersebut. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran akan keamanan layanan kesehatan darurat di wilayah Belu.
RSUD Atambua juga berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.
Ketiadaan titik terang dalam kasus ini menimbulkan keresahan di masyarakat Belu. Kepercayaan publik terhadap penegakan hukum dan keamanan menjadi taruhannya. Masyarakat berharap agar pihak berwajib dapat segera memberikan kepastian hukum dan rasa aman bagi masyarakat. (Tim)
