Ketika stres datang, napas kita sering menjadi pendek dan cepat. Coba tarik napas dalam-dalam melalui hidung, hitung sampai empat. Tahan nafas sejenak, lalu embuskan perlahan melalui mulut, hitung sampai enam. Lakukan ini beberapa kali. Peran dalam dapat menenangkan sistem saraf Anda.
Catatan Syukuran Harian
Luangkan lima menit setiap malam untuk menulis jurnal. Tuliskan 3-5 hal yang membuat Anda bersyukur hari ini. Hal ini bisa sederhana, seperti senyuman dari teman atau makanan enak. Kebiasaan ini akan mengalihkan fokus dari kekurangan menjadi pelaporan. Ini membantu Anda melihat kebaikan, bahkan di hari yang sulit.
Baca juga : Tips Manajemen Waktu yang Efektif: Menguasai Mesin Otomatis Kehidupan Anda
Kelola Pikiran Negatif yang Muncul
Pikiran pasti negatif akan muncul. Ini adalah bagian normal dari kehidupan. Yang penting adalah bagaimana Anda meresponsnya.
Identifikasi Pikiran Otomatis Negatif
Perhatikan pola pikir negatif yang sering Anda alami. Apakah Anda sering berpikir, “Saya tidak bisa melakukan ini”? Atau, “Ini pasti akan gagal”? Mengenali pikiran otomatis ini adalah langkah pertama. Setelah Anda mengetahui polanya, Anda bisa mengatasinya.
Tantang dan Ubah Pikiran Negatif
Ketika pikiran negatif muncul, jangan langsung percaya. Tanyakan apakah ada bukti yang mendukung pikiran itu. Apakah selalu benar seperti itu? Cari perspektif lain. Misalnya, jika Anda berpikir “Saya pasti gagal,” ubah menjadi “Saya akan mencoba yang terbaik dan belajar dari proses.” Ganti pikiran negatif dengan yang lebih realistis dan positif.
Teknik “Thought Stopping”
Jika pikiran negatif terus berputar di kepala Anda, coba teknik ini. Ucapkan “STOP” keras-keras dalam hati Anda. Ini seperti menekan tombol jeda pada pikiran Anda. Kemudian, segera alihkan perhatian Anda. Anda bisa memikirkan hal positif, atau melakukan aktivitas lain yang menyenangkan. Ini memutus siklus pikiran negatif.
Baca juga : Harapan Kapolres Belu Kepada Pejabat Baru Kasat Lantas
Bangun Lingkungan yang Mendukung
Lingkungan di sekitar Anda mempunyai pengaruh besar pada pikiran Anda. Pastikan lingkungan Anda mendorong kepositifan.
Kelilingi Diri dengan Orang Positif
Orang yang kita habiskan waktu bersamanya bisa mempengaruhi suasana hati kita. Carilah teman atau keluarga yang optimis dan mendukung. Mereka yang melihat sisi baik akan menginspirasi Anda. Hindari orang-orang yang sering mengeluh atau pesimis.
