Mandat Utama Karki sebagai PM Sementara adalah untuk menstabilkan situasi, memulihkan perdamaian umum, dan mempersiapkan jalan bagi pembentukan Majelis Konstituante atau pemilihan umum yang baru dalam waktu singkat-singkatnya. Pemerintah sementara di bawah kepemimpinannya diharapkan dapat menjadi jembatan antara faksi-faksi politik yang berseteru dan memimpin proses penyusunan konstitusi yang inklusif dan disepakati bersama.
